Instalasi Arista vEOS di GNS3

Sistem operasi switch Arista disebut “Extensible Operating System” atau disingkat EOS. Arista mendeskripsikan EOS sebagai “… interface antara switch dan software yang mengontrol switch dan mengatur network”. Arti dari Extensible sendiri adalah Capable of being Extended”. EOS didesain agar memungkinkan pengembangan add-ons dari pihak ketiga. 

Kali ini saya akan mencoba membahas untuk menginstall virtual EOS (vEOS) di GNS3. sebelumnya, berikut adalah beberapa informasi mengenai kebutuhan software dan hardware yang saya gunakan:

PC Requirement:

  • Ubuntu 16.04 64-bit
  • GNS3 2.0.1
  • Qemu

Virtual Machine Requirement:

  • 2048 MB RAM
  • IDE CD-ROM Drive  untuk mount file “Aboot-veos-2.0.8.iso”
  • 2GB flash IDE disk untuk file “vEOS-lab-4.15.9M-combined.vmdk”
  • NIC tipe e1000 (Intel Gigabit Ethernet)

File “Aboot-veos-2.0.8.iso” dan “vEOS-lab-4.15.9M-combined.vmdk” bisa didapatkan pada web Arista dimana sebelumnya anda perlu registrasi akun arista dan menyetujui agreement sebelum men-download kedua file tersebut. Masuk ke menu support dan pilih “Software Download” untuk mendapatkan file tersebut.

Berikut langkah-langkah instalasi vEOS di GNS3 :

  1. Buka aplikasi GNS3 lalu masuk ke menu : Edit>preferences…
  2. Pada Preference window pilih “Qemu VMs” lalu klik New.1. New Qemu VMs
  3. Isi nama deskripsi untuk virtual machine Qemu yang akan kita buat, lalu klik Next. 

    2. Deskripsi Nama 

  4. Pada menu Qemu Binary dan Memory, pilih Qemu binary dengan : “qemu-system-x86_64” dan RAM : 2048 MB. lalu klik Next.3. Qemu Binary & Memory
  5. Pilih telnet sebagai tipe console, kemudian klik Next.4. Tipe Console
  6. Pada menu idsk image, pilih “new imgae” dan masukan file “vEOS-lab-4.15.9M-combined.vmdk”. klik Finish.5. Disk Image
  7. Setelah selesai, pilih menu edit>HDD untuk memasukan file “Aboot-veos-2.0.8.iso” pada bagian “HDC (Secondary Master)”.6. HDC Secondary Master

     

  8. Masih pada Qemu VM Configuration, pilih tab Network, kemudian isi adapter menjadi 8. hal ini akan menyebabkan jumlah interface yang terdapat pada vEOS ada 7 Interface dan 1 interface management.7. Adapter
  9. Pilih tab advance setting dan tambahkan “-enable-kvm” pada Additional Setting>Options:. Lalu Klik OK.8. Additional Setting
  10. Kembali ke menu utama GNS3, drag Arista EOS ke workspace dan Start perangkat tersebut.9. Main GNS3
  11. Butuh waktu cukup lama untuk booting, setelah pernagkat selesai booting masukan user : admin (tanpa password)

localhost login: admin
localhost>

10. Show Interface

11. Show Version

Selain dengan cara diatas, kita bisa langsung melakukan instalasi vEOS dengan menggunakan appliance di GNS3.

Referensi :

  1. Doanhue, Gary A. 2012. “Arista Warrior : A Real-World Guide to Understanding Arista Switches and EOS”:O’Reilly Media, Inc
  2. http://brezular.com/2014/10/03/arista-veos-on-gns3/?utm_source=tuicool
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s